PELAJARAN : AKTIVITAS ATLETIK
TOPIK : AKTIVITAS PEMBELAJARAN ATLETIK LARI JARAK PENDEK
Oleh : Adi Gifan, S.Pd., Gr.
_____________________________________________________________________________
BAGIAN I. PENDAHULUAN
INFORMASI UMUM
A. Deskripsi Singkat
Pada materi kali ini menjelaskan tentang lari jarak pendek,
bagaimana tahapan pelaksanaan lari jarak pendek mulai dari aba aba posisi
start, gerakan saat berlari dan posisi badan saat memasuki garis finish.
Dalam pembelajaran ini akan menggambarkan profile pelajar Pancasila
yaitu 1) Beriman dan Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha EsaDan
Beraklak Mulia 2) Berkebinekaan Global 3) Bergotong Royong 4) Mandiri
5) Bernalar Kritis 6) Kreatif
B. Relevansi
Peserta didik mengembangkan tanggungjawab sosialnya dalam
kelompok kecil untuk melakukan perubahan positif, menunjukkan etika
yang baik, saling menghormati, dan mengambil bagian dalam kerja
kelompok pada aktivitas jasmani Lari Jarak Pendek
C. Tujuan Kegiatan Pembelajaran
- Dengan tampilan video pembelajaran, peserta didik dapat memahami tentang materi atletik gerak lari jarak pendek dengan tepat.
- Dengan kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan menganalisis keterampilan gerak dan fungsional start, posisi pada saat berlari, pada saat masuk didalam garis finish dengan tepat.
- Dengan penjelasan guru, peserta didik dapat mempraktikkan gerak spesifik lari jarak pendek serta berkolaborasi menyusun laporan sederhana secara berkelompok melalui LKPD tentang hasil dari atletik gerak lari jarak pendek dengan tepat.
BAGIAN II
INTI MATERI
A. Konsep Pengertian Lari Jarak Pendek
Lari jarak pendek atau sprint merupakan salah satu cabang olahraga
atletik dimana pesertanya dituntut untuk berlari secepat dan sekuat
mungkin. Atletic juga biasa di sebut Mother Of Sport yang berarti Induk
dari segala macam cabang olahraga. Dan nama induk dari cabang olahraga
atletik adalah PASI atau Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Tujuannya
agar bisa memenangkan suatu pertandingan dengan berbagai jarak tempuh.
Nomor Lari jarak pendek memiliki tiga jenis, yakni 100 meter 200 meter,
dan 400 meter. Ketiga nomor tersebut memiliki sejumlah perbedaan. Selain
jaraknya, teknik mengatur energi juga harus dikuasai atlet agar bisa sampai
garis finish secara cepat.
B. Proses Pelaksanaan Lari Jarak Pendek
1. Aba-Aba Lari Jarak Pendek
Pada proses pelaksanaan pemberian aba-aba lari jarak pendek terdiri dari tiga tahap yaitu
a) Gerakan Start Aba-Aba "Bersedia"
- Letakkan tangan tepat di garis. Ibu jari serta jari lainnya membentuk posisi huruf V terbalik. Posisikan bahu condong ke depan. Lengan pun diposisikan dalam kondisi lurus.
- Ketika aba-aba "Bersedia" sudah diteriakkan posisikan badan agak maju ke depan. Tangantetap lurus dan usahakan posisi kepala tetap rileks agar leher tidak tegang. Pandangan diarahkan kurang lebih dua meter ke depan.
- Pemikiran harus di konsentrasikan pada aba aba
- Angkat pinggul lebih tinggi dari bahu sehingga akan mencondongkan badan lebih kedepan.
- Pandangan usahakan tetap lurus ke depan. Tangan pun demikian. Tetap posisikan lurus.
- Ketika mengangkat panggul, ambil nafas dalam-dalam.
- Fokuskan kosentrasi
- Ayunkan lengan kanan ke belakang serta lengan kiri ke depan secara kuat. Kaki kanan melangkah secepat mungkin. Kaki kiri menolak kuat-kuat agar kecepatan bertambah. Usahakan di langkah tersebut dilakukan sampai jarak 70 cm dari garis start.
- Posisikan badan meluncur lurus ke depan dengan mempercepat langkah kaki.
- Langkah kaki harus kian melebar agar mendapatkan kecepatan penuh. Pandangan tetap lurus ke depan dengan kosentrasi penuh sampai ke garis finish.
2. Teknik Berlari Sprin
- Kaki bertolak sekuat-kuatnya. Lutut diangkat setinggi panggul. Tangan mengayun bergantian agar badan tetap seimbang. Cara tersebut juga akan membuat langkah menjadilebih cepat.
- Pandangan tetap lurus ke depan agar tetap terkosentrasi sampai garis finish.
- Badan condong dan rileks agar dapat mengatur gerakan ayunan tangan.
- Gerakkan kakisetinggimungkin agarlangkah lebih lebarsehingga sampai garis finish lebih cepat.
3. Teknik Mencapai Garis Finish
Ketika hampir sampai finish, pelari harus melakukan beberapa teknik
agar bisa memaksimalkan kecepatannya. Berikut beberapa tekniknya:
- Tetap berlari tanpa mengurangi kecepatan.
- Condongkan dada ke depan atau kepala diposisikan lebih dulu di depan. Kedua tangan diayunkan ke bawah belakang seperti gerakan merobohkan diri.
- Bahu sebelah maju. Teknik ini bisa dilakukan dengan memutar dada ke depan dengan atunan tangan ke depan atas. Jika bahu sebelah kanan yang maju, maka bagian kananlah yang harusnya diayunkan.
https://youtu.be/tDsU9LryoAg?si=ixFD0twDs9tcRnxz
BAGIAN III
PENUTUP
A. Kesimpulan
- Lari Jarak Pendek adalah salah satu cabang olahraga atletik yang dimana peseertanya dituntut untuk berlari secepat dan sekuat mungkin.
- Pada saat melakukan Lari Jarak Pendek setia pelari akan melakukan 3 tahapan gerak mulai dari posisi start, posisi saat berlari dan posisi pada saat memasuki garis finish
B. Saran
Bahan ajar ini telah disusun sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan
dicapai. Penyusun masih membutuhkan banyak saran yang membangun
dalam membawakan materi ini. Maka dari itu, penyusun sangat menerima
saran dan masukan dari berbagai pihak.
DAFTAR PUSTAKA
Wicaksono, Bambang dan Sahadi Anwarudin, PENJASORKES
(Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) untuk Kelas VI SD/MI.
Bogor: Yudhistira.
Posel. 2022. “Lari Jarak Pendek: Pengertian, Sejarah, Gaya &
Teknik Dasar”. https://www.jurnalponsel.com/lari-jarak-pendek/. Diakses
pada 25 September 2022 pukul 16:40.
Pintar Ilmu. 2019. “Keterampilan dan Teknik Lari Jarak Pendek serta
Variasi dan Kombinasi Lari Jarak Pendek”.
https://www.pustakamadani.com/2019/09/keterampilan-dan-teknik-larijarak.html. Diakses pada 25 September 2022 pukul 17:00.
