Minggu, 13 Oktober 2024

MATERI PELAJARAN AKTIVITAS ATLETIK



MATA PELAJARAN: PENDIDIKAN JASMANI, KESEHATAN, DAN OLAHRAGA
PELAJARAN            : AKTIVITAS ATLETIK
TOPIK                       : AKTIVITAS PEMBELAJARAN ATLETIK LARI JARAK PENDEK

Oleh : Adi Gifan, S.Pd., Gr.

_____________________________________________________________________________


BAGIAN I. PENDAHULUAN
INFORMASI UMUM

A. Deskripsi Singkat
        Pada materi kali ini menjelaskan tentang lari jarak pendek, bagaimana tahapan pelaksanaan lari jarak pendek mulai dari aba aba posisi start, gerakan saat berlari dan posisi badan saat memasuki garis finish. Dalam pembelajaran ini akan menggambarkan profile pelajar Pancasila yaitu 1) Beriman dan Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha EsaDan Beraklak Mulia 2) Berkebinekaan Global 3) Bergotong Royong 4) Mandiri 5) Bernalar Kritis 6) Kreatif


B. Relevansi
        Peserta didik mengembangkan tanggungjawab sosialnya dalam kelompok kecil untuk melakukan perubahan positif, menunjukkan etika yang baik, saling menghormati, dan mengambil bagian dalam kerja kelompok pada aktivitas jasmani Lari Jarak Pendek


C. Tujuan Kegiatan Pembelajaran
  • Dengan tampilan video pembelajaran, peserta didik dapat memahami tentang materi atletik gerak lari jarak pendek dengan tepat.
  • Dengan kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan menganalisis keterampilan gerak dan fungsional start, posisi pada saat berlari, pada saat masuk didalam garis finish dengan tepat.
  • Dengan penjelasan guru, peserta didik dapat mempraktikkan gerak spesifik lari jarak pendek serta berkolaborasi menyusun laporan sederhana secara berkelompok melalui LKPD tentang hasil dari atletik gerak lari jarak pendek dengan tepat.





BAGIAN II
INTI MATERI


A. Konsep Pengertian Lari Jarak Pendek
        Lari jarak pendek atau sprint merupakan salah satu cabang olahraga atletik dimana pesertanya dituntut untuk berlari secepat dan sekuat mungkin. Atletic juga biasa di sebut Mother Of Sport yang berarti Induk dari segala macam cabang olahraga. Dan nama induk dari cabang olahraga atletik adalah PASI atau Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Tujuannya agar bisa memenangkan suatu pertandingan dengan berbagai jarak tempuh. Nomor Lari jarak pendek memiliki tiga jenis, yakni 100 meter 200 meter, dan 400 meter. Ketiga nomor tersebut memiliki sejumlah perbedaan. Selain jaraknya, teknik mengatur energi juga harus dikuasai atlet agar bisa sampai garis finish secara cepat. 



B. Proses Pelaksanaan Lari Jarak Pendek
1. Aba-Aba Lari Jarak Pendek
Pada proses pelaksanaan pemberian aba-aba lari jarak pendek terdiri dari tiga tahap yaitu
a) Gerakan Start Aba-Aba "Bersedia"
  • Letakkan tangan tepat di garis. Ibu jari serta jari lainnya membentuk posisi huruf V terbalik. Posisikan bahu condong ke depan. Lengan pun diposisikan dalam kondisi lurus.
  • Ketika aba-aba "Bersedia" sudah diteriakkan posisikan badan agak maju ke depan. Tangantetap lurus dan usahakan posisi kepala tetap rileks agar leher tidak tegang. Pandangan diarahkan kurang lebih dua meter ke depan.
  • Pemikiran harus di konsentrasikan pada aba aba
b) Gerakan Start Aba-Aba "Siap"
  • Angkat pinggul lebih tinggi dari bahu sehingga akan mencondongkan badan lebih kedepan. 
  • Pandangan usahakan tetap lurus ke depan. Tangan pun demikian. Tetap posisikan lurus.
  • Ketika mengangkat panggul, ambil nafas dalam-dalam.
  • Fokuskan kosentrasi
c) Gerakan Start Aba-Aba "Ya" atau Ketika Bunyi Pistol Terdengar
  • Ayunkan lengan kanan ke belakang serta lengan kiri ke depan secara kuat. Kaki kanan melangkah secepat mungkin. Kaki kiri menolak kuat-kuat agar kecepatan bertambah. Usahakan di langkah tersebut dilakukan sampai jarak 70 cm dari garis start.
  • Posisikan badan meluncur lurus ke depan dengan mempercepat langkah kaki.
  • Langkah kaki harus kian melebar agar mendapatkan kecepatan penuh. Pandangan tetap lurus ke depan dengan kosentrasi penuh sampai ke garis finish.

2. Teknik Berlari Sprin
  • Kaki bertolak sekuat-kuatnya. Lutut diangkat setinggi panggul. Tangan mengayun bergantian agar badan tetap seimbang. Cara tersebut juga akan membuat langkah menjadilebih cepat. 
  • Pandangan tetap lurus ke depan agar tetap terkosentrasi sampai garis finish.
  • Badan condong dan rileks agar dapat mengatur gerakan ayunan tangan.
  • Gerakkan kakisetinggimungkin agarlangkah lebih lebarsehingga sampai garis finish lebih cepat.

3. Teknik Mencapai Garis Finish
    Ketika hampir sampai finish, pelari harus melakukan beberapa teknik agar bisa memaksimalkan kecepatannya. Berikut beberapa tekniknya:
  • Tetap berlari tanpa mengurangi kecepatan.
  • Condongkan dada ke depan atau kepala diposisikan lebih dulu di depan. Kedua tangan diayunkan ke bawah belakang seperti gerakan merobohkan diri.
  • Bahu sebelah maju. Teknik ini bisa dilakukan dengan memutar dada ke depan dengan atunan tangan ke depan atas. Jika bahu sebelah kanan yang maju, maka bagian kananlah yang harusnya diayunkan.
                     
          https://youtu.be/tDsU9LryoAg?si=ixFD0twDs9tcRnxz 


BAGIAN III
PENUTUP


A. Kesimpulan
  1. Lari Jarak Pendek adalah salah satu cabang olahraga atletik yang dimana peseertanya dituntut untuk berlari secepat dan sekuat mungkin.
  2. Pada saat melakukan Lari Jarak Pendek setia pelari akan melakukan 3 tahapan gerak mulai dari posisi start, posisi saat berlari dan posisi pada saat memasuki garis finish
B. Saran
    Bahan ajar ini telah disusun sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Penyusun masih membutuhkan banyak saran yang membangun dalam membawakan materi ini. Maka dari itu, penyusun sangat menerima saran dan masukan dari berbagai pihak.





DAFTAR PUSTAKA 
Wicaksono, Bambang dan Sahadi Anwarudin, PENJASORKES (Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) untuk Kelas VI SD/MI. Bogor: Yudhistira.

Posel. 2022. “Lari Jarak Pendek: Pengertian, Sejarah, Gaya & Teknik Dasar”. https://www.jurnalponsel.com/lari-jarak-pendek/. Diakses pada 25 September 2022 pukul 16:40. 

Pintar Ilmu. 2019. “Keterampilan dan Teknik Lari Jarak Pendek serta Variasi dan Kombinasi Lari Jarak Pendek”. https://www.pustakamadani.com/2019/09/keterampilan-dan-teknik-larijarak.html. Diakses pada 25 September 2022 pukul 17:00. 

  

Kamis, 05 Oktober 2023

MATERI SEPAK BOLA (Passing Dan Dribbling)

 E-BOOK SEPAK BOLA : MATERI  PASSING DAN DRIBBLING 

7 Agustus 2023 


Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dan menjadi sangat digemari. Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365. Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola. Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah. Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut. Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dan sepak bola (soccer). Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan  mulai  dilarang  dalam  sepak  bola.  Selama  tahun  1800-an,  olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia. Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan di berbagai negara.

Kini, sepak bola sudah modern. Untuk bermain bola dengan baik, pemain dibekali dengan teknik dasar yang baik. Pemain yang memiliki teknik dasar yang baik cenderung dapat bermain sepak bola dengan baik pula. Beberapa teknik dasar yang perlu dimiliki pemain sepak bola adalah menendang (kicking), menghentikan atau mengontrol (stoping), menggiring (dribbling), menyundul (heading), merampas (tacling), lemparan ke dalam (trow–in), dan menjaga gawang (goal keeping). Di bawah ini akan dijelaskan beberapa teknik


GERAK SPESIFIK MENGUMPAN DAN MENENDANG



Cara Menendang bola menggunakan kaki dalam

1.      Posisi awal: berdiri menghadap arah gerakan, letakkan kaki tumpu di samping bola dengan sikap lutut agak tertekuk dan bahu menghadap gerakan; sikap kedua lengan di samping badan agak terentang, pergelangan kaki yang akan digunakan mengumpan diputar ke luar dan dikunci, pandangan terpusat pada bola.

2.         Gerakan: tarik kaki yang akan digunakan mengumpan ke belakang lalu ayun ke depan ke arah bola, perkenaan kaki pada bola tepat pada tengah-tengah bola.

3.          Akhir gerakan: pindahkan berat badan ke depan mengikuti arah, kaki yang digunakan mengumpan diletakkan di depan, pandangan ke depan.

Cara Menendang bola menggunakan kaki luar

1. Posisi awal: berdiri menghadap arah gerakan bola; letakkan kaki tumpu di samping bola; posisi kedua lengan di samping badan agak terentang;pergelangan kaki yang akan digunakan menendang diputar ke dalam dan dikunci pandangan terpusat pada bola.

2. Gerakan: tarik kaki yang akan digunakan menendang ke belakang, lalu ayunkan ke depan ke arah bola bersamaan kaki diputar ke arah dalam, perkenaan kaki pada bola tepat pada tengah-tengah bola.

3. Akhir gerakan: kaki yang digunakan menendang agak menyilang depan badan, pindahkan berat badan ke depan, pandangan ke arah gerakan bola.

GERAK SPESIFIK MENGGIRING BOLA

Cara Menggiring bola menggunakan kaki dalam

1.       Posisi awal: berdiri menghadap arah gerakan, pandangan ke depan, posisi kedua lengan di samping badan agak terentang, pergelangan kaki diputar ke luar dan dikunci.

2.         Gerakan: dorong bola dengan kaki bagian dalam ke arah depan dengan posisi kaki agak dibuka ke depan bersamaan kaki tumpu ikut bergerak, bola bergerak ke depan tidak jauh dari kaki di permukaan tanah.

3.         Akhir gerakan: (1) bola bergulir di atas tanah, di depan badan, (2) tumpuan berat badan berada pada kaki yang tidak digunakan menggiring bola, (3) pandangan ke depan arah bola.


Cara Menggiring bola menggunakan kaki luar

1.       Posisi awal: berdiri menghadap arah gerakan bola; letakkan kaki tumpu di samping bola; posisi kedua lengan di samping badan agak terentang;pergelangan kaki yang akan digunakan menendang diputar ke dalam dan dikunci pandangan terpusat pada bola.

2.             Gerakan: tarik kaki yang akan digunakan menendang ke belakang, lalu ayunkan ke depan ke arah bola bersamaan kaki diputar ke arah dalam, perkenaan kaki pada bola tepat pada tengah-tengah bola.

3.              Akhir gerakan: bola bergulir di atas tanah, di depan badan, tumpuan berat badan berada pada kaki yang tidak digunakan menggiring bola, pandangan ke depan ke arah bola, berat badan agak condong ke depan.

VARIASI GERAK SPESIFIK SEPAK BOLA

Variasi dalam pembelajaran sepak bola adalah melakukan satu bentuk gerak spesiik dengan berbagai cara, seperti: melakukan gerak spesiik mengumpan/ menendang bola di tempat, sambil bergerak maju-mundur, dan bergerak menyamping, baik secara perorangan, berpasangan maupun kelompok. Variasi gerak spesiik ini dilakukan dengan menggunakan kaki kanan dan kaki kiri. Akhir dari pembelajaran variasi teknik dasar ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan penanaman nilai disiplin, menghargai perbedaan, tanggung jawab, dan kerja sama. Selama kegiatan pembelajaran, peserta didik diberikan kesempatan mengemukakan kesulitan atau menanyakan pada guru atau teman dan jawaban yang diberikan guru atau teman sendiri dijadikan untuk memperbaiki dan mengatasi kesulitan yang dialaminya. Berikut bentuk pembelajarannya.

Aktivitas        Pembelajaran          Menendang          atau                        Mengumpan            Bola Menggunakan Kaki Bagian Dalam, Luar, Atau Punggung Kaki

Tahapan Pelaksanaan :

(1)      Amati contoh peragaan aktivitas gerakan oleh guru

(2)          Lakukan seperti contoh peragaan.

(3)         Rasakan saat melakukan gerakan tersebut.

(4)          Bandingkan gerakan yang kamu lakukan dengan contoh aktivitas gerakan oleh guru.

(5)          Gerakan mana yang mudah kamu lakukan?

(6)         Fokuskan pada perkenaan kaki pada bola.


Aktivitas Menendang atau Mengumpan Bola Menggunakan Kaki bagian Dalam atau Luar, Bola Dipantul

Tahapan pelaksanaan :

(1)         Amati contoh peragaan aktivitas gerakan oleh guru atau teman kamu yang ditunjuk oleh guru

(2)           Lakukan seperti contoh peragaan.

(3)          Rasakan saat melakukan gerakan tersebut.

(4)          Bandingkan gerakan yang kamu lakukan dengan contoh aktivitas gerakan oleh guru.

Berikut video pembelajaran Sepak Bola Materi Passing Dribbling 


                                        https://youtu.be/baWgsSLLjik?si=EJX72XQ_FFWMu6Cj


Sabtu, 23 September 2023

VIDEO PEMBELAJARAN SEPAK BOLA TEHNIK DASAR PASSING DAN DRIBBLING


 Adapun Materi yang dapat kalian baca dan pelajari sebagai berikut :  


A. Lebih Dekat Dengan Sepak Bola 

        Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dan menjadi sangat digemari. Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365. Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola. Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah. Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut. Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dan sepak bola (soccer). Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan  mulai  dilarang  dalam  sepak  bola.  Selama  tahun  1800-an,  olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia. Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan di berbagai negara.

Kini, sepak bola sudah modern. Untuk bermain bola dengan baik, pemain dibekali dengan teknik dasar yang baik. Pemain yang memiliki teknik dasar yang baik cenderung dapat bermain sepak bola dengan baik pula. Beberapa teknik dasar yang perlu dimiliki pemain sepak bola adalah menendang (kicking), menghentikan atau mengontrol (stoping), menggiring (dribbling), menyundul (heading), merampas (tacling), lemparan ke dalam (trow–in), dan menjaga gawang (goal keeping). Di bawah ini akan dijelaskan beberapa teknik. 


1. Gerakan Spesifik Mengumpan dan Menendang 





MATERI PELAJARAN AKTIVITAS ATLETIK

MATA PELAJARAN: PENDIDIKAN JASMANI, KESEHATAN, DAN OLAHRAGA PELAJARAN               : AKTIVITAS ATLETIK TOPIK                             : ...